Kerjasama Jurusan SKI dengan Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY: Empat Mahasiswa SKI Ikuti Eskavasi Penyelamatan Candi Banyunibo Tahap II

Menindaklanjuti kerjasama pihak Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY dan Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam, empat mahasiswa SKI mengikuti kegiatan eskavasi penyelamatan di Candi Banyunibo. Eskavasi tersebut merupakan kali kedua, setelah sebelumnya dilakukan pada bulan Agustus. Kegiatan itu berlangsung dari 22-26 Oktober 2018. Selain dari UIN, kegiatan tersebut juga diikuti oleh mahasiswa dari jurusan Arkeologi UGM yang sebelumnya mengikuti eskavasi tahap pertama.

Eskavasi adalah salah satu kegiatan yang penting dalam bidang Arkeologi untuk menyingkap sejarah yang telah terjadi. Mengikuti kegiatan eskavasi menjadi daya tarik tersendiri bagi calon sejarawan sebab hal tersebut menambah pengetahuan bagaimana cara kerja arkeolog dalam melakukan eskavasi. Keempat mahasiswa tersebut telah lulus mata kuliah Arkeologi (4 SKS) yang ditawarkan pada semester genap tahun ini.

Seperti yang diketahui bahwa artefak yang diperoleh dari proses eskavasi dapat digunakan sebagai salah satu sumber primer sejarah. Hasil dari kegiatan tersebut mahasiswa membuat laporan. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini dapat memberikan pengalaman serta skill yang menunjang mahasiswa yang berminat dalam kajian arkeologi.

Selain itu, di jurusan SKI sendiri, terdapat Studi Club Arkeologi yang mewadahi mahasiswa yang tertarik mempelajari arkeologi di luar kelas. SC tersebut dibimbing oleh Riswinarno, SS., MM, dosen Arkeologi UIN Sunan Kalijaga. (Raisatul Mufahamah, salah satu peserta eskavasi)