MAHASISWA SKI UIN SUNAN KALIJAGA PELAJARI PEMANFAATAN ARSIP SEBAGAI SUMBER PRIMER PENELITIAN DI ANRI
MAHASISWA SKI UIN SUNAN KALIJAGA PELAJARI PEMANFAATAN ARSIP SEBAGAI SUMBER PRIMER PENELITIAN DI ANRI
Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan Studi Lapangan Penelitian Arsip di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 99 mahasiswa dan didampingi oleh Fatiyah, M.A.serta Herawati, S.Ag., M.Pd. sebagai dosen pendamping. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kompetensi penelitian mahasiswa melalui pemahaman langsung mengenai arsip sebagai sumber primer dalam kajian sejarah.
Kegiatan diawali dengan proses registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan penyambutan resmi oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat Arsip Nasional Republik Indonesia, Dr.Muhammad Sumitro. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik mahasiswa Program Studi SKI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta menegaskan pentingnya arsip sebagai memori kolektif bangsa yang memiliki nilai strategis bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penelitian sejarah.
Mewakili Program Studi SKI, Fatiyah, M.A.selaku Ketua Program Studi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak ANRI atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk belajar secara langsung mengenai pengelolaan arsip nasional. Beliau berharap kunjungan ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya sumber primer dalam penelitian sejarah dan mendorong lahirnya penelitian yang lebih berkualitas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi oleh Agustan Muarif dan Rani Dwi Cahyani. Dalam sesi tersebut, kedua narasumber menjelaskan berbagai layanan yang tersedia di ANRI, mekanisme akses arsip bagi peneliti, serta peran lembaga kearsipan dalam menjaga dan melestarikan dokumen-dokumen penting bangsa. Narasumber juga memberikan penjelasan mengenai layanan arsip statis dan bahan pustaka yang dimiliki ANRI, termasuk prosedur pencarian arsip, sistem penyimpanan, preservasi, serta pemanfaatannya dalam penelitian sejarah.
Selain memperoleh materi kelembagaan, mahasiswa juga diajak melakukan eksplorasi berbagai koleksi yang dimiliki ANRI. Peserta mengunjungi area lantai dasar untuk melihat brankas peninggalan sejarah dan koleksi peta tematik, kemudian mengunjungi lantai satu yang menampilkan arsip statis kepresidenan dan non-kepresidenan yang telah memperoleh pengakuan UNESCO Memory of the World. Kegiatan dilanjutkan dengan observasi koleksi arsip pada lantai dua serta kunjungan ke Diorama Presiden Soekarno yang berada di lingkungan ANRI.
Melalui kegiatan ini mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses pengelolaan arsip nasional serta memahami bagaimana arsip dapat dimanfaatkan sebagai sumber primer dalam penelitian sejarah. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa penelitian sejarah tidak hanya bergantung pada sumber sekunder, tetapi memerlukan kemampuan untuk mengakses, membaca, dan menginterpretasikan arsip sebagai bukti sejarah yang otentik. Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif mengikuti sesi pemaparan, mengajukan pertanyaan kepada narasumber, serta melakukan observasi terhadap berbagai koleksi arsip yang ditampilkan. Kegiatan ini menjadi pengalaman akademik yang penting dalam memperkuat keterampilan penelitian sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kearsipan nasional.
Melalui studi lapangan di Arsip Nasional Republik Indonesia ini, Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pembelajaran berbasis pengalaman lapangan dan penelitian sumber primer. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong mahasiswa menjadi peneliti sejarah yang kritis, terampil, dan mampu menghasilkan karya akademik yang berbasis pada sumber-sumber sejarah yang autentik dan terpercaya.