Tour Kebudayaan Istana Kepresidenan Yogyakarta

Pada tanggal 20 Februari 2022 rombongan mahasiswa Yogyakarta melaksanakan tour kebudayan di Istana Kepresidenan Yogyakarta atau masyarakat setempat menyebutnya dengan Gedung Agung Yogyakarta. Tour kebudayaan ini diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga. Peminat kunjungan tersebut bisa dibilang cukup banyak, mengingat kunjuangan tersebut yang dibuka secara umum dan tempat yang dijadikan kunjungan merupakan tempat yang istimewa dan bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Kegiatan tour Kebudayaan tersebut kurang lebih berlangsung selama dua jam tiga puluh menit. Saat kegiatan berlangsung para pengunjung didampingi oleh tour guide yang sudah disiapkan oleh pihak Istana Kepresidenan sebagai pemandu kegiatan yang akan berjalan pada waktu itu. Sebelum melakukan kunjungan museum Istana Yogyakarta, tour guide memandu para pengunjung untuk berkumpul di gedung utama untuk memberi sambutan sekaligus memperlihatkan ruangan-ruangan seperti ruang tamu yang digunakan untuk menerima presiden, ruang Jendral Sudirman dan lain sebagainya, meskipun hanya sebatas melihat dari kejauhan akan tetapi kami dapat melihat dengan jelas ruangan-ruangan tersebut. Sembari melihat-lihat pemendu juga memberikan pengetahuan seputar Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Seusai tour digedung utama para pengunjung dipandu untuk menuju museum Istana Yogyakarta. Museum Istana Yogyakarta menyuguhkan berbagai koleksi benda bersejarah yang bertema Nasionalisme seperti lukisan presiden-presiden Republik Indonesia yang disertai dengan kekhasannya dalam memimpin bangsa Indonesia, benda-benda antik, dan lukisan-lukisan para seniman legendaris seperti lukisan milik Raden Saleh. Selain disuguhkan dengan ilmu-ilmu pengetahuan baru, para pengunjung disuguhkan dengan keoentetikan dan kekhasan bangunan-bangunan yang berada disekitar kompleks Istana Kepresidenan Yogyakarta. Dengan adanya tour kebudayaan tersebut dapat memberikan dampak positif kepada para pemuda pemudi penerus bangsa yakni agar tetap semangat melestarikan kebudayaan tanpa merasa malu dan menambah kecintaannya terhadap ibu pertiwi.