Pameran Arsip Mahasiswa SKI 2021 di Taman Budaya Yogyakarta
.jpeg)
Pada tanggal 28-30 Januari 2023, mahasiswa program Studi Sejarah Kebudayaan Islam, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, UIN Sunan Kalijaga, mengadakan pameran arsip kolonial di Taman Budaya Yogyakarta. Pameran diadakan secara kolaborasi dengan mahasiswa jurusan Fotografi ISI Yogyakarta a. Sehingga koleksi yang ditampilkan merupakan hasil karya kolaborasi mahasiswa SKI UIN Sunan Kalijaga bersama mahasiswa ISI Yogyakarta. Kegiatan ini diadakan berdasarkan hasil Ujian Akhir Semester mata kuliah Bahasa Sumber di Program Studi Sejarah Kebudayaan Islam, UIN Sunan Kalijaga yang berjumlah 4 SKS. Selaku pengampu mata kuliah, Ilmiawati Safitri merasa perlu membekali para mahasiswa agar siap mengikuti kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) yang diterapkan kampus saat ini.
Pameran yang berlangung tiga hari di Taman Budaya Yogyakarta dibuka langsung oleh Ilmiawati Safitri, M.A selaku dosen pembimbing, kaprodi SKI UIN Sunan Kalijaga Riswinarno, M.M dan Kaprodi Fotografi ISI Yogyakarta, Oscar Samaratungga, M.Sn. Para dosen sangat mengapresiasi atas kerja keras para mahasiswa sehingga dapat melaksanakan pameran arsip yang luar biasa ini. Diharapkan kegiatan ini merupakan tonggak awal bagi mahasiswa SKI dan ISI, kemudian dilanjutkan pada periode-periode selanjutnya. Di sore harinya bapak Dr. Sujadi wakil dekan III juga menghadiri pameran bersamaan dengan dosen fotografi ISI Yogyakarta. Di hari terakhir, diadakan mini seminar dengan judul “Bahasa Belanda Sebagai Sumber Sejarah” yang dipaparkan oleh Ilmiawati Safitri. Seminar ini dibuka oleh dekan FADIB bapak Dr. Muhammad Wildan dan diikuti oleh mahasiswa SKI dan ISI juga beberapa pengunjung pameran. Di akhir acara pada malam hari para mahasiswa melakukan penutupan pameran. Muhammad Ihya selaku ketua panitia, mengungkapkan rasa syukur tak terhingga atas berlangsungnya pameran arsip selama tiga hari ini.
Penyelenggaraan kegiatan pameran kearsipan dan fotografi merupakan cara yang tepat untuk mempromosikan dan memasyarakatkan arsip di tengah-tengah masyarakat. Pun yang dilakukan oleh para mahasiswa Prodi Sejarah Kebudayaan Islam, UIN Sunan Kalijaga dan Prodi Fotografi ISI Yogyakarta pada kesempatan kali ini. Tema yang diangkat sangat menarik, yaitu pameran arsip pada masa Pemerintahan VOC-Hindia Belanda di Indonesia. Pameran ini dilaksanakan untuk menunjang kegiatan pendidikan, meningkatkan pengetahuan dan mengembangkan serta melestarikan budaya.