Mahasiswa Mata Kuliah Film Sejarah Melaksanakan Kuliah Pakar di Prodi Film dan Televisi, Fsmr, ISI Yogyakarta

Pada Rabu, 17 Mei 2023 sebanyak 60 mahasiswa mata kuliah Film Sejarah melaksanakan kuliah pakar ke Fakultas Seni Media Rekam di ISI Yogyakarta. Kegiatan ini didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Film Sejarah, Ilmiawati Safitri, M.A dan Sekretaris Prodi Fatiyah, M.Hum.

Pukul 13.00 WIB, di halaman depan kami disambut oleh Ibu Purwanti selaku humas Fakultas Seni Media Rekam, ISI Yogyakarta. Kami diantar sampai menuju ruang kelas auditorium praktek pembuatan film Prodi Film dan Televisi. Senang sekali sambutan yang diberikan luar biasa, pihak dari dekanat memberikan sambutan selamat datang kepada kami semua. Bapak Ketua Jurusan Televisi Lilik Kustanto, S.Sn., M.A memberkan sambutan dan mengungkapkan harapan agar ke depannya jalinan silaturrahmi antara Prodi SKI dan FSMR dapat berlanjut ke jenjang program MBKM.

Di luar perkiraan, pihak FSMR ISI Yogyakarta menyiapkan tiga pembicara sekaligus untuk mengisi materi kuliah pakar pada siang itu. Materi pertama dibawakan oleh Latief Rakhman Hakim, M.Sn selaku ketua prodi. Beliau membawakan materi tentang Seni dan Film, menjelaskan definisi Film berdasarkan Undang-Undang 1945 No. 33 tahun 2009 yaitu karya seni budaya yang merupakan pranata sosial dan media komunikasi massa yang dibuat berdasarkan sinematografi dengan atau tanpa suara dan dapat dipertunjukkan. Hal ini berkaitan bahwa film merupakan suatu media hasil karya seni budaya yang berhubungan dengan sosial serta dijadikan media komunikasi yang dapat memengaruhi penontonnya. Pembicara kedua dibawakan oleh Antonius Janu Haryono, S.Sn., M.Sn., selaku dosen prodi film dan televisi. Beliau membawakan materi tentang proses pembuatan film yang menjelaskan jika pembuatan film harus melalui tiga tahapan yaitu: pra produksi, produksi dan post produksi. Terakhir materi dibawakan oleh dosen yang ahli dalam bidang shoot dan kamera yaitu Pius Rino Pungkiawan, S.Sn., M.Sn, Beliau menjelaskan kegunaan masing-masing kamera yang biasa digunakan oleh para mahasiswa dalam praktek pembuatan film di dapur studio.

Materi yang dibawakan sangat menarik dan merupakan hal yang sangat baru bagi kami semua. Tentu hal ini membuat kami berdecak kagum, selain karena ilmu yang fresh, kami bisa melihat langsung alat-alat yang biasa digunakan oleh para pembuat film di balik layar. Mahasiswa mata kuliah Film Sejarah mendapat ilmu baru yang mana belum mereka dapatkan sebelumnya. Tempat dan suasana yang berbeda membuat suasana belajar menjadi lebih menarik. Di akhir sesi, diadakan sesi tanya jawab dan diskusi. Setelah selesai, kami berfoto bersama dan berpamitan. Kami mengucapkan beribu banyak terima kasih kepada pihak FSMR ISI Yogyakarta yang dengan hangatnya memberikan pengalaman dan wawasan yang luar biasa hebatnya. Selesai mengikuti kuliah pakar, kami mampir di ruang pameran Prodi Fotografi untuk melihat-lihat sekaligus belajar langsung mengenai hasil karya UAS para mahasiswa Fotografi.

Hari yang menyenangkan, di akhir perpisahan dosen pengampu mata kuliah Film Sejarah memberikan tugas kepada mahasiswa untuk membuat laporan hasil kunjungan yang telah dilakukan. Mahasiswa diminta untuk menulis memori yang telah didapat selama seharian berada di ISI Yogyakarta. Harapan lainnya semoga kegiatan yang baru pertama kali diadakan ini terus berlanjut dan menjadi tonggak awal pembuka relasi bagi Prodi SKI dengan prodi Film dan Televisi, ISI Yogyakarta.